Sabtu, 21 September 2013

DI TENGAH KRISIS PEMAIN BELAKANG

Di tengah krisis pemain belakang, kemunculan Bartra menjadi pemuas dahaga tersendiri.

Di tengah krisis pemain belakang, kemunculan Bartra menjadi pemuas dahaga tersendiri.

GOALOLEH   TAUFIK BAGUS

Absennya Carles Puyol dan Javier Mascherano memaksa Gerardo Martino menurunkan Marc Bartra sebagai pendamping Gerard Pique.

Hasilnya, pemain 22 tahun itu menunjukkan penampilan mengesankan kala melawan Celtic dinihari tadi di Liga Champions, bahkan jauh lebih baik dibanding seniornya, Pique.

Hal itu membuat Martino bisa bernafas sedikit lega karena krisis pemain cedera di sektor belakang untuk sementara ini bisa diatasi.

"Ia memainkan laga dengan sangat baik," kata Martino memuji, Rabu (2/10).

"Ia harus menghadapi pemain yang sangat sulit dihentikan, Giorgios Samaras, dan ia menjalankan tugasnya dengan sangat baik."

Tak hanya Bartra, pemain lain juga mendapat pujian dari Martino meski hanya bisa meraih kemenangan tipis 1-0.

"Penampilan yang koplet dan kami bermain dengan menunjukkan konsistensi. Kami nyaris tak menghadapi masalah," tandasnya.

STANDARD PEMAIN

Standar yang tinggi di Liga Primer Inggris disebut Gerrard ikut memangkas kans pemain muda lokal unjuk kemampuan.

Standar yang tinggi di Liga Primer Inggris disebut Gerrard ikut memangkas kans pemain muda lokal unjuk kemampuan.

GOALOLEH    TAUFIK BAGUS

Steven Gerrard melihat masa depan tim nasional Inggris terancam. Pasalnya, sudah jarang pemain muda Inggris yang bisa bersaing di level atas.

Pendapat Gerrard itu diungkapkan setelah sebelumnya chairman anyara FA Greg Dyke mengungkapkan kekhawatirannya mengenai banyaknya pemain asing yang bermain di Inggris, yang menutup kans pemain lokal untuk berkembang.

Gerrard sendiri menilai dengan ketatnya kompetisi dari pemain berbakat di luar Inggris, ditambah keinginan klub meraih sukses secara instan, membuat pemain lokal semakin kesulitan untuk unjuk kemampuan. Pelatih pun juga tak berani mengambil risiko terlalu besar jika tak ingin dipecat.

"Pelatih hanya akan bertahan delapan hingga sepuluh hari, jadi mengambil risiko dengan memainkan pemain muda yang tak terkenal sangatlah sulit," kata Gerrard, Rabu (2/10).

"Maksud saya Brendan Rodgers sudah fantastis di klub ini, karena ia berani dan memberikan kesempatan kepada pemain muda."

"Tapi sulit bagi pelatih lain mengikutinya karena stadar pemain dan karena terlalu banyak pemain asing. Itu masalah utamanya," tandasnya.

PEMAIN LOKAL

Standar yang tinggi di Liga Primer Inggris disebut Gerrard ikut memangkas kans pemain muda lokal unjuk kemampuan.

Standar yang tinggi di Liga Primer Inggris disebut Gerrard ikut memangkas kans pemain muda lokal unjuk kemampuan.

GOALOLEH    TAUFIK BAGUS

Steven Gerrard melihat masa depan tim nasional Inggris terancam. Pasalnya, sudah jarang pemain muda Inggris yang bisa bersaing di level atas.

Pendapat Gerrard itu diungkapkan setelah sebelumnya chairman anyara FA Greg Dyke mengungkapkan kekhawatirannya mengenai banyaknya pemain asing yang bermain di Inggris, yang menutup kans pemain lokal untuk berkembang.

Gerrard sendiri menilai dengan ketatnya kompetisi dari pemain berbakat di luar Inggris, ditambah keinginan klub meraih sukses secara instan, membuat pemain lokal semakin kesulitan untuk unjuk kemampuan. Pelatih pun juga tak berani mengambil risiko terlalu besar jika tak ingin dipecat.

"Pelatih hanya akan bertahan delapan hingga sepuluh hari, jadi mengambil risiko dengan memainkan pemain muda yang tak terkenal sangatlah sulit," kata Gerrard, Rabu (2/10).

"Maksud saya Brendan Rodgers sudah fantastis di klub ini, karena ia berani dan memberikan kesempatan kepada pemain muda."

"Tapi sulit bagi pelatih lain mengikutinya karena stadar pemain dan karena terlalu banyak pemain asing. Itu masalah utamanya," tandasnya.

LIGA PREMIER INGGRIS

Standar yang tinggi di Liga Primer Inggris disebut Gerrard ikut memangkas kans pemain muda lokal unjuk kemampuan.

Standar yang tinggi di Liga Primer Inggris disebut Gerrard ikut memangkas kans pemain muda lokal unjuk kemampuan.

GOALOLEH    TAUFIK BAGUS

Steven Gerrard melihat masa depan tim nasional Inggris terancam. Pasalnya, sudah jarang pemain muda Inggris yang bisa bersaing di level atas.

Pendapat Gerrard itu diungkapkan setelah sebelumnya chairman anyara FA Greg Dyke mengungkapkan kekhawatirannya mengenai banyaknya pemain asing yang bermain di Inggris, yang menutup kans pemain lokal untuk berkembang.

Gerrard sendiri menilai dengan ketatnya kompetisi dari pemain berbakat di luar Inggris, ditambah keinginan klub meraih sukses secara instan, membuat pemain lokal semakin kesulitan untuk unjuk kemampuan. Pelatih pun juga tak berani mengambil risiko terlalu besar jika tak ingin dipecat.

"Pelatih hanya akan bertahan delapan hingga sepuluh hari, jadi mengambil risiko dengan memainkan pemain muda yang tak terkenal sangatlah sulit," kata Gerrard, Rabu (2/10).

"Maksud saya Brendan Rodgers sudah fantastis di klub ini, karena ia berani dan memberikan kesempatan kepada pemain muda."

"Tapi sulit bagi pelatih lain mengikutinya karena stadar pemain dan karena terlalu banyak pemain asing. Itu masalah utamanya," tandasnya.

MENCABUT KEPUTUSAN SIR ALEX

Mencabut keputusan pensiun tak masuk dalam rencana Sir Alex.

Mencabut keputusan pensiun tak masuk dalam rencana Sir Alex.

GOALOLEH    TAUFIK BAGUS

Sir Alex Ferguson mengungkapkan tak memiliki rencana mengurungkan keputusan pensiun dan kembali ke Manchester United.

Hal itu diungkapkan Ferguson setelah berkembang rumor pemecatan David Moyes, menyusul hasil buruk United di awal musim ini.

"United sudah berada di tangan yang tepat dengan David Moyes. Ia akan baik-baik saja. Ia pelatih yang bagus," kata Ferguson, Rabu (2/10).

"Anda akan menyia-nyiakan uang Anda jika bertaruh saya akan kembali menjadi pelatih."

"Saya sudah membuat keputusan saya. Waktunya tepat. Tak ada jalan bagi saya untuk kemali lagi. Saya sudah menjalani hidup yang baru," tandasnya.


Ferguson, yang sudah 26 tahun menukangi United dan memberikan 38 trofi juara, memutuskan pensiun sebagai pelatih musim lalu.

HAWCOSS MEMBANTAH

hawcross membantah kabar di media yang menyatakan bahwa ia terlibat perselisihan dengan rekan satu timnya, Jones.

hawcross membantah kabar di media yang menyatakan bahwa ia terlibat perselisihan dengan rekan satu timnya, Jones.

GOALOLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter

Bek sekaligus kapten Stoke City Ryan Shawcross telah membantah kabar dari media perihal pertengkarannya dengan striker Kenwyne Jones di sesi latihan.

Perselisihan itu sendiri muncul setelah Jones mengaku kepada Sky Sports bahwa beberapa pemain merasa senang lantaran Tony Pulis tidak lagi menangani klub.

Akan tetapi, Shawcross juga menegaskan bila ia tidak berselisih dengan pemain lain, dan lantas berkata bahwa semangat juang timnya tetap fantastis di bawah arahan manajer terkini, Mark Hughes.

“Ini klise lama dari jangan selalu baca apa yang ada di media, tidak semuanya benar,” kata Shawcross kepada Sky Sports News.

“Saya pikir apa yang terjadi di sini tidak usah dipermasalahkan, jujur saja. Dan semangat tim ini tetap sama, fantastis.

“Tidak ada masalah dengan pemain lain, dan kami hanya harus menikmati sepakbola kami dengan manajer baru.”

EVERTON

Peminjaman Lukaku adalah hal yang fantastis, demikian Jagielka.

Peminjaman Lukaku adalah hal yang fantastis, demikian Jagielka.

GOALOLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter

Bek sekaligus kapten Everton Phil Jagielka menilai Romelu Lukaku adalah sebuah transfer peminjaman yang bagus dari klubnya.

Seperti diketahui, Lukaku bergabung dengan The Toffees dari Chelsea di bursa transfer musim panas kemarin. Dan di awal penampilannya bersama Merseyside Biru, pria Belgia itu sudah mampu mengemas tiga gol sejauh ini, sesuatu yang lantas diapresiasi oleh sang kapten.

“Dia adalah akuisisi yang fantastis buat kita,” kata Jagielka usai Lukaku mengemas dua gol atas Newcastle United.

“Dia adalah seorang pemain hebat dan mungkin telah membawa kita ke level berikut.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda